berita

Pemkot Bukittinggi Perkuat Tata Kelola Statistik, Data Diminta Jadi Dasar Kebijakan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:07 WIB
Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (26/8/2026). (Foto: Pemko Bukittinggi)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Statistik Sektoral 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (26/8/2026).





Bimtek Statistik Sektoral 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bukittinggi memperkuat tata kelola data pemerintahan. Pengelolaan data dinilai penting karena menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah pembangunan daerah.





Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi mengatakan data memiliki posisi penting dalam seluruh tahapan pembangunan. Data digunakan sejak proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan program, monitoring, evaluasi hingga pelaporan.





Menurutnya, kualitas kebijakan pemerintah tidak terlepas dari kualitas data yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memastikan data tersebut diperiksa dan dianalisis.





"Harapan kami, setiap SKPD harus mempunyai data dasar dan data capaian, kemudian lakukan cek data secara berkala dan terakhir lakukan analisis data yang telah didapatkan. Data bukan hanya sekadar angka, namun data adalah bukti kerja dan fondasi penting bagi pembangunan daerah yang efektif, transparan dan berkelanjutan," tegas Rismal Hadi.





Ia menjelaskan, penguatan statistik sektoral juga berkaitan dengan penerapan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Melalui aturan tersebut, data yang dihasilkan pemerintah harus memenuhi sejumlah prinsip.





Prinsip tersebut mencakup standar data, metadata, interoperabilitas, serta penggunaan kode referensi dan data induk yang telah ditetapkan.


Halaman:

Tags

Terkini