Pascabencana, 638 UMKM di Sumbar Diperkuat agar Produksi dan Akses Modal Meningkat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 12:05 WIB
Pendampingan Penguatan Kapasitas Produksi dan Perluasan Akses Pembiayaan bagi Wirausaha Pascabencana tersebut berlangsung di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Kamis (15/10/2026).  (Foto: Pemkab Agam)
Pendampingan Penguatan Kapasitas Produksi dan Perluasan Akses Pembiayaan bagi Wirausaha Pascabencana tersebut berlangsung di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Kamis (15/10/2026). (Foto: Pemkab Agam)


Sumbardaily.com - Sebanyak 304 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Agam mengikuti pendampingan untuk memperkuat kapasitas produksi dan memperluas akses pembiayaan setelah terdampak bencana.





Mereka menjadi bagian dari 638 pelaku UMKM di Regional 1 Sumatera Barat yang mendapatkan pendampingan dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).





Kegiatan bertajuk Pendampingan Penguatan Kapasitas Produksi dan Perluasan Akses Pembiayaan bagi Wirausaha Pascabencana tersebut berlangsung di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Kamis (15/10/2026). Pesertanya berasal dari empat daerah, yakni Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, dan Lima Puluh Kota.





Dikutip dari Diskominfo Agam, Jumat (16/10/2026), pendampingan ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha memulihkan kegiatan bisnis sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi tantangan setelah bencana.





Sekretaris Deputi Kewirausahaan Kementerian UMKM, Rahmadi, S.Sos., M.Si., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pemulihan usaha tidak cukup hanya dengan mengembalikan aktivitas bisnis seperti semula. Pelaku UMKM juga perlu memperkuat fondasi usaha agar mampu berkembang secara produktif, mandiri, dan memiliki daya saing.





"Pemulihan usaha pascabencana perlu diarahkan pada penguatan fondasi usaha agar lebih produktif, mandiri, dan berdaya saing," demikian pesan Rahmadi dalam pembukaan kegiatan tersebut.





Pendampingan mencakup sejumlah aspek yang berkaitan langsung dengan keberlangsungan usaha. Pelaku UMKM mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan bisnis, peningkatan efisiensi proses produksi, pemeliharaan kualitas produk, serta penyesuaian kapasitas produksi dengan kebutuhan pasar.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X