"Sungai Batang Tumayo yang meluap membuat beberapa rumah terendam di Jorong Kubu dan akses di Jembatan Batang Tumayo terendam banjir setinggi 25 sentimetet," katanya.
Untuk mencegah terjadinya korban jiwa, Unit Siaga SAR Agam dan perangkat Nagari setempat mengingatkan warga agar berhati-hari, waspada.
"Bagi warga yang ada di tempat bahaya supaya melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman," kata Atta.
Untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan, Unit Siaga SAR Agam kemudian menurunkan dua personel. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bahaya lanjutan akibat kondisi cuaca dan luapan sungai.
"Personel melakukan pemantauan hingga pukul 22.50 WIB. Dari laporan petugas potensi SAR di lapangan, hujan telah reda dan kondisi mulai berangsur aman," ujar Atta.
Dampak hujan deras juga terjadi di wilayah Kecamatan Matur, Kabupaten Agam. Longsor dilaporkan terjadi di ruas Jalan Panta-Sungai Landia, tepatnya di Jorong Panta, Nagari Panta Pauh.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Abdul Gafur mengatakan, material longsor di lokasi tersebut ditangani UPT Jalan Provinsi. Pembersihan dilakukan agar akses jalan dapat kembali digunakan masyarakat.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak nagari, material longsor memiliki panjang sekitar 35 meter dengan tinggi sekitar empat meter. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa.