Sumbardaily.com - Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 menjadi momentum bagi para santri untuk mendapatkan pembinaan karakter melalui perpaduan nilai kepramukaan, kepesantrenan, dan kecintaan terhadap tanah air.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (Papkis) Kanwil Kemenag Sumbar, Joben, saat melepas Kontingen Sumatera Barat yang akan mengikuti PPSN VI Tahun 2026.
Menurut Joben, PPSN tidak semestinya dipandang hanya sebagai kegiatan perkemahan. Di dalamnya terdapat proses pembinaan yang menggabungkan sejumlah nilai penting bagi para santri, mulai dari semangat kepramukaan hingga nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan pesantren.
Dalam momentum tersebut, para peserta juga membawa semangat kecintaan kepada tanah air. Karena itu, keberangkatan kontingen Sumatera Barat menuju PPSN VI 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi perjalanan mengikuti kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter para santri.
Joben menyampaikan pesan itu saat acara pelepasan kontingen yang berlangsung di Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar, Sabtu (26/9/2026) petang.
Dalam kesempatan tersebut, Joben hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sumbar. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada sejumlah pihak yang hadir serta mendukung keberangkatan kontingen Sumatera Barat.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ketua Kwartir Daerah (Kwarda), Kepala Kantor Kementerian Agama, serta pimpinan pondok pesantren yang hadir dalam acara pelepasan tersebut.