Upaya pencarian dilakukan dengan dukungan berbagai peralatan, mulai dari kendaraan operasional hingga perangkat khusus untuk mendukung penyisiran di lapangan.
Alat utama yang digunakan antara lain rescue car compartment, rescue carrier, rescue truck, rescue car, mobile operasional, dan excavator.
Tim juga menggunakan peralatan SAR air, peralatan mountaineering, peralatan evakuasi, peralatan ekstrikasi, peralatan medis, peralatan komunikasi, drone termal, serta peralatan SAR lainnya.
Besarnya area operasi membuat pencarian melibatkan unsur gabungan dalam jumlah besar. Total terdapat 639 orang yang terlibat dalam operasi SAR banjir bandang di Arosuka.
Kantor SAR Padang mengerahkan 20 orang. Unit Siaga SAR Tanah Datar mengirim empat orang, sedangkan Unit Siaga SAR Solok Selatan mengerahkan enam orang.
Dari unsur TNI terdapat 35 personel. Polda Sumbar mengerahkan 35 orang dan Polres Kabupaten Solok juga 35 orang. Unsur Brimob menjadi salah satu kekuatan terbesar dengan 100 personel.
BPBD Kabupaten Solok mengerahkan 50 orang, BPBD Kota Solok 10 orang, Satpol PP 100 orang dan Damkar Kabupaten Solok 80 orang.