Sumbardaily.com - Pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menunjukkan perkembangan signifikan. Dari 13 indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan yang dipantau, 11 di antaranya kini berstatus hijau.
Perkembangan tersebut terungkap saat Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menerima kunjungan Wakil Kepala Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Marsma TNI Ridha Hermawan.
Pertemuan di Rumah Dinas Wakil Bupati Agam, Selasa (15/9/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari monitoring perkembangan penanganan dan pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat koordinasi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
Marsma TNI Ridha Hermawan mengatakan, Satgas secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi bersama pemerintah kabupaten dan kota. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data perkembangan pemulihan terus diperbarui.
“Kami setiap hari berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, sekaligus terus meng-update data-data terkait penanganan pascabencana,” ujarnya.
Meski sebagian besar indikator telah menunjukkan kondisi positif, masih terdapat dua indikator yang berstatus kuning. Keduanya yakni normalisasi sungai serta dukungan bagi korban yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang.
Ridha mengapresiasi perkembangan penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Agam. Menurut dia, kondisi daerah tersebut memperlihatkan kemajuan dibandingkan situasi sebelumnya.