Sumbardaily.com - Pelaksanaan Pilwana Serentak Solok Selatan 2026 memasuki tahapan penting menjelang pemungutan suara. Sebanyak 39 nagari di Kabupaten Solok Selatan akan melaksanakan pemilihan wali nagari dengan pemungutan suara dijadwalkan pada 7 Oktober mendatang.
Dalam pelaksanaannya, kesiapan penyelenggara bukan menjadi satu-satunya faktor yang menentukan kelancaran Pilwana Serentak Solok Selatan 2026. Dukungan masyarakat, termasuk Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di masing-masing nagari, juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama seluruh tahapan pemilihan.
Sekretaris Daerah Solok Selatan Dr. H. Syamsurizaldi mengatakan personel Satlinmas akan berhadapan langsung dengan berbagai kondisi di lapangan, mulai dari tahapan pemilihan hingga pelaksanaan pemungutan suara. Karena itu, mereka diminta menjalankan tugas secara profesional dan adil serta tidak memihak kepentingan politik tertentu.
Hal tersebut disampaikan Syamsurizaldi ketika memberikan pembekalan dan sharing informasi mengenai bidang tugas Satlinmas dalam rangka pelaksanaan Pilwana Serentak Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (9/9/2026).
Pembekalan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni 9-10 September 2026.
“Sebagai Satlinmas tentu akan menghadapi persoalan-persoalan di lapangan. Kita berharap Pilwana ini tidak seperti pemilihan legislatif. Pemilihan di nagari memiliki suasana dan karakter tersendiri, karena masyarakat yang memilih dan dipilih berada dalam lingkungan sosial yang saling mengenal,” kata Syamsurizaldi.
Menurut Syamsurizaldi, kondisi sosial masyarakat nagari membuat Pilwana memiliki karakter tersendiri. Hubungan antara warga, calon wali nagari, dan pihak-pihak yang terlibat dalam pemilihan berada dalam lingkungan sosial yang saling mengenal.