Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton mengatakan, kebutuhan air bersih masih menjadi salah satu perhatian dalam penanganan pasca bencana di sejumlah wilayah.
“BPBD Kota Padang bersama Damkar Kota Padang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hingga saat ini kami masih menyalurkan air bersih ke daerah Lambung Bukit, Pauh, dan Kuranji yang membutuhkan. Dua unit armada kami kerahkan setiap hari untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi,” katanya, Kamis (27/8/2026).
Menurut Hendri, pelayanan tersebut tidak ditentukan hanya berdasarkan waktu tertentu. Penyaluran air bersih di Padang akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan tersebut, hingga kondisi pasokan air kembali normal.
BPBD Kota Padang juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi itu dilakukan untuk mendorong percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak bencana, sehingga masyarakat dapat kembali memperoleh layanan dasar secara normal.
Bagi warga yang terdampak, keberadaan armada tangki air menjadi bantuan penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Air yang didistribusikan dapat digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan rumah tangga maupun sanitasi.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak berhenti ketika air banjir telah surut. Pemulihan setelah bencana juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk memastikan akses terhadap air bersih tetap tersedia.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diminta segera menyampaikan laporan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan ataupun layanan darurat lainnya," tuturnya. (*)