Sumbardaily.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) tidak hanya menyebabkan genangan di kawasan permukiman dan ruas jalan. Dampaknya juga merambah fasilitas penyaluran energi.
Salah satu SPBU di Kecamatan Koto Tangah terpaksa menghentikan operasional sementara setelah air mulai masuk ke area stasiun pengisian bahan bakar.
SPBU yang terdampak adalah SPBU 14.251.525. Pertamina Patra Niaga Sumbagut mengambil langkah penghentian operasional sekitar pukul 15.00 WIB setelah genangan air memasuki area SPBU tersebut.
Langkah itu dilakukan sebagai bentuk mitigasi untuk mengantisipasi risiko yang dapat muncul akibat kondisi banjir. Selain menghentikan aktivitas pelayanan, seluruh aliran listrik di kawasan SPBU juga diputus sementara sesuai prosedur keselamatan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
"Keselamatan masyarakat, pekerja, dan fasilitas operasional menjadi prioritas utama kami. Sebagai langkah mitigasi, operasional SPBU 14.251.525 kami hentikan sementara dan seluruh aliran kelistrikan di area SPBU telah dimatikan sesuai prosedur keselamatan. Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan akan kembali mengoperasikan SPBU setelah dinyatakan aman," katanya, Selasa (4/8/2026).
Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (3/8/2026), katanya, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Padang.