Sumbardaily.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan kondisi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang tetap aman dan kondusif setelah terjadinya insiden ledakan bom rakitan. Meski sempat terjadi peristiwa yang menjadi perhatian publik, aktivitas belajar mengajar di madrasah tersebut dipastikan tetap berlangsung normal tanpa gangguan berarti.
Kepastian itu disampaikan setelah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Mustafa, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Tangusli bersama tim melakukan peninjauan langsung ke MAN 3 Padang pada Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sesaat setelah jajaran Kemenag Sumbar menerima informasi mengenai insiden yang terjadi di lingkungan madrasah. Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi sekolah dinilai tetap terkendali dan seluruh aktivitas pendidikan berjalan sebagaimana mestinya.
"Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi madrasah. Alhamdulillah, situasi tetap kondusif dan kegiatan di madrasah berjalan sebagaimana mestinya," ujar Mustafa, dikutip Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa kegiatan Mata Muda yang tengah berlangsung di MAN 3 Padang tetap dapat dilaksanakan sesuai agenda. Selama peninjauan berlangsung, pihaknya juga tidak menemukan adanya kepanikan yang meluas maupun gangguan yang memengaruhi keseluruhan proses pembelajaran di lingkungan madrasah.
Menurut Mustafa, penanganan terhadap insiden ledakan bom rakitan kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan aparat kepolisian. Kemenag Sumbar memilih menghormati seluruh proses penyelidikan yang sedang dilakukan sekaligus terus menjalin koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Padang, pihak madrasah, dan berbagai unsur terkait.
"Kami mempercayakan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat kepolisian. Sementara itu, Kementerian Agama fokus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dan warga madrasah memperoleh pendampingan yang diperlukan," katanya.