Sumbardaily.com – Suasana hari pertama sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Padang Panjang, Senin (13/7/2026), berlangsung berbeda. Sejak pagi, banyak ayah terlihat mengantar anak-anak mereka ke sekolah dalam rangka pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS), sebuah program yang diinisiasi secara nasional dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang Panjang.
Pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan. Pada hari yang sama, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang juga mulai menerapkan kebijakan jam masuk sekolah pukul 06.25 WIB sehingga aktivitas di lingkungan sekolah sudah ramai sejak pagi.
Program Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah dirancang untuk mendorong keterlibatan ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak. Kehadiran ayah pada momen awal tahun ajaran diharapkan mampu mempererat hubungan emosional dengan anak, menghadirkan rasa aman, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka saat memulai kegiatan belajar di lingkungan sekolah.
Selain memberikan dukungan psikologis kepada anak, kehadiran ayah di sekolah juga diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Melalui keterlibatan tersebut, hubungan antara orang tua, sekolah, dan peserta didik diharapkan semakin erat.
Salah seorang orang tua, Armin Efendy (60), mengaku bahagia dapat mendampingi anaknya yang kini duduk di bangku kelas VII SMP pada hari pertama sekolah. Menurutnya, kehadiran seorang ayah menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral yang mampu memberikan semangat bagi anak untuk mengikuti proses belajar.
"Saya merasa senang bisa mengantar anak ke sekolah. Momen seperti ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan kepada anak agar lebih bersemangat belajar," ujar Armin.
Hal serupa disampaikan Adri (41). Ia mengatakan bahwa mengantar anak ke sekolah bukan hanya dilakukan pada hari pertama tahun ajaran baru, melainkan telah menjadi rutinitas yang dijalaninya setiap hari.