Huntap Mandiri Pertama di Kota Pariaman Diserahkan kepada Korban Bencana Hidrometeorologi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:05 WIB
Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan kunci rumah kepada Emridona, warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (10/7/2026). (Foto: Pemko Pariaman)
Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan kunci rumah kepada Emridona, warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (10/7/2026). (Foto: Pemko Pariaman)


Sumbardaily.com - Keluarga korban bencana hidrometeorologi di Kota Pariaman mulai menempati Hunian Tetap (Huntap) Mandiri yang dibangun sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Hunian tersebut menjadi Huntap Mandiri pertama di Kota Pariaman yang menggunakan teknologi Sepablock atau Semen Padang Bata Interlock, sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi warga terdampak bencana.





Secara simbolis, Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian bersama Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan kunci rumah kepada Emridona, warga terdampak bencana hidrometeorologi di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Jumat (10/7/2026).





Penyerahan Huntap Mandiri tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat melalui BNPB untuk memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana dapat kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.





Dalam sambutannya, Rustian mengatakan tiga provinsi di Pulau Sumatera terdampak bencana pada akhir November 2025. Menurutnya, Sumatera Barat menjadi salah satu daerah yang dinilai cepat dalam melakukan penanganan darurat pascabencana berkat kolaborasi berbagai pihak.





"Alhamdulillah Sumatera Barat yang cepat penanganan darurat pasca bencana. Ini adalah kerjasama yang erat baik Wali Kota Pariaman bersama Forkopimda, dinas terkait dan stakeholder lainnya yang ada di Kota Pariaman," ujarnya.





Rustian juga berpesan agar rumah yang telah selesai dibangun benar-benar dimanfaatkan oleh penerima bantuan dan tidak dibiarkan kosong. Ia meminta keluarga Emridona merawat sekaligus menempati rumah tersebut sebagai tempat tinggal yang aman.





"Alhamdulillah rumah ini sudah selesai, kita yakin dan percaya pembangunan huntap mandiri menggunakan teknologi Sepablock (Semen Padang Bata Interlock) yang dimiliki oleh PT Semen Padang. Kita pastikan semua konstruksinya sudah sesuai dengan standar dan juga sepablock ini sudah tersertifikasi di Kementerian PU dan PKP sewaktu itu, artinya memang sudah layak. Mudah-mudahan bapak dan ibu sekeluarga tinggal aman dan nyaman serta dipastikan rumah ini sehat," kata Rustian.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X