Kondisi Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya Dikeluhkan, KAI Divre II Sumbar Dorong Percepatan Penanganan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 6 Juli 2026 | 14:32 WIB
KAI Divre II Sumbar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi jalan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya serta terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan keselamatan bagi perjalanan kereta api dan pengguna jalan. (Dok. KAI)
KAI Divre II Sumbar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kondisi jalan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya serta terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mempercepat peningkatan keselamatan bagi perjalanan kereta api dan pengguna jalan. (Dok. KAI)


Sumbardaily.com - Kondisi jalan di Perlintasan Sebidang JPL 21 Km 20+0/1 petak jalan Tabing-Duku, Lubuk Buaya, kembali menjadi perhatian. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang dirasakan akibat kondisi perlintasan tersebut.





KAI menegaskan bahwa peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan menjadi prioritas yang hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pihak.





Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengeklaim pihaknya memahami harapan masyarakat agar kondisi perlintasan sebidang tersebut segera mendapatkan penanganan yang optimal.





Karena itu, katanya, KAI terus membangun komunikasi dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar upaya penanganan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya dapat segera direalisasikan.





“Kami memahami harapan masyarakat agar kondisi perlintasan dapat segera tertangani. Untuk itu, KAI terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Reza, Senin (6/7/2026).





Menurut Reza, persoalan keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, aparat terkait, hingga masyarakat sebagai pengguna jalan agar upaya peningkatan keselamatan dapat berjalan secara efektif dan berkesinambungan.





“Kami meyakini bahwa kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam menghadirkan perlintasan sebidang yang semakin aman. Oleh karena itu, KAI akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder agar setiap permasalahan yang ada dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X