Longsor Putus Akses Palembayan-Padang Koto Gadang, Pemkab Agam Buka Jalur Alternatif

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 26 Juni 2026 | 15:12 WIB
Akses Jalan Labuah Sampik-Kayu Pasak pada ruas Palembayan–Padang Koto Gadang KM 135+100 (P.088) yang sebelumnya terputus akibat bencana longsor kini kembali dapat dilalui masyarakat.  (Foto: Pemkab Agam)
Akses Jalan Labuah Sampik-Kayu Pasak pada ruas Palembayan–Padang Koto Gadang KM 135+100 (P.088) yang sebelumnya terputus akibat bencana longsor kini kembali dapat dilalui masyarakat. (Foto: Pemkab Agam)


Sumbardaily.com - Akses Jalan Labuah Sampik-Kayu Pasak pada ruas Palembayan–Padang Koto Gadang KM 135+100 (P.088) yang sebelumnya terputus akibat bencana longsor kini kembali dapat dilalui masyarakat. Jalur tersebut mulai terhubung setelah trase sementara selesai dibuka pada Kamis (25/6/2026), sehingga mobilitas warga dapat kembali berlangsung sembari menunggu pembangunan jalan permanen.





Pembukaan trase sementara menjadi solusi untuk menjaga konektivitas wilayah setelah badan jalan mengalami kerusakan akibat longsor. Pengalihan trase dilakukan dengan memindahkan arus lalu lintas dari ruas jalan lama yang rusak menuju jalur sementara yang dibangun di sisi jalan terdampak, sehingga kendaraan tetap bisa melintas dengan aman.





Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran aktivitas masyarakat agar tidak terganggu selama proses penanganan jalan permanen berlangsung. Penanganan cepat itu terlaksana setelah adanya instruksi langsung dari Bupati Agam, Benni Warlis, yang kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.





Trase sementara dibangun sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pembangunan jalan permanen yang nantinya akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR).





Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menangani kerusakan jalan tersebut. Menurutnya, sinergi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi menjadi faktor penting sehingga akses masyarakat dapat segera dipulihkan.






"Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antara Pemkab Agam dan Pemprov Sumbar pengalihan trase sementara telah dapat dilakukan," ujarnya.






Ia menambahkan, pembukaan jalur sementara merupakan langkah awal agar mobilitas masyarakat tetap berjalan sambil menunggu pembangunan jalan permanen di lokasi yang terdampak longsor.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X