Distribusi Air Bersih Pascabanjir Bandang di Padang Belum Berhenti, Total Penyaluran Capai 20 Juta Liter

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 7 Juni 2026 | 21:18 WIB
Pendistribusian air bersih kepada warga Kota Padang pascabencana banjir bandang. (Foto: BPBD Padang)
Pendistribusian air bersih kepada warga Kota Padang pascabencana banjir bandang. (Foto: BPBD Padang)


Sumbardaily.com – Meski banjir bandang yang melanda Kota Padang telah terjadi pada November 2025 lalu, kebutuhan air bersih bagi sebagian warga terdampak masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hingga awal Juni 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang masih terus menyalurkan pasokan air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami kendala layanan air akibat dampak bencana tersebut.





Besarnya kebutuhan masyarakat terlihat dari total distribusi yang telah dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga proses pemulihan pascabencana. BPBD Kota Padang mencatat volume air bersih yang telah disalurkan kepada warga terdampak mencapai sekitar 20 juta liter hingga 6 Juni 2026.





Pendistribusian air bersih dilakukan hampir setiap hari sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih mengalami kesulitan memperoleh pasokan air layak konsumsi. Kegiatan tersebut menyasar sejumlah kawasan terdampak, mulai dari lingkungan permukiman warga hingga kawasan hunian sementara (huntara) yang masih ditempati korban banjir bandang.





Berdasarkan laporan kegiatan distribusi air bersih pada 6 Juni 2026, armada gabungan BPBD dan Damkar Kota Padang kembali melakukan penyaluran ke sejumlah titik yang membutuhkan. Wilayah yang menerima bantuan air bersih pada hari tersebut meliputi Kecamatan Kuranji, Kecamatan Pauh, Kecamatan Koto Tangah, serta kawasan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana.





Dalam satu hari pelaksanaan distribusi tersebut, total air bersih yang berhasil disalurkan mencapai 93.000 liter. Penyaluran dilakukan menggunakan lima unit armada milik BPBD dan Damkar Kota Padang yang terus bergerak melayani kebutuhan masyarakat di lapangan.





Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan pelayanan distribusi air bersih merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama proses pemulihan pascabencana berlangsung.





Menurutnya, meskipun peristiwa banjir bandang telah terjadi beberapa bulan lalu, masih terdapat sejumlah kawasan yang mengalami gangguan pasokan air bersih akibat kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X