Pertemuan Audy Joinaldy dan Hendrajoni Dinilai Jadi Sinyal Awal Pemetaan Politik Sumbar Menuju 2029

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 7 Juni 2026 | 12:46 WIB
Pertemuan Mantan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy dan Bupati Pesisir Selatan yang juga menjabat Ketua PSI Sumbar Hendrajoni. (Foto: Istimewa)
Pertemuan Mantan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy dan Bupati Pesisir Selatan yang juga menjabat Ketua PSI Sumbar Hendrajoni. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com – Pertemuan antara mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) periode 2021–2025, Audy Joinaldy, dengan Bupati Pesisir Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumbar, Hendrajoni, mulai menarik perhatian publik. Di tengah belum dimulainya tahapan politik menuju Pemilu dan Pilkada 2029, pertemuan kedua tokoh tersebut dinilai memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar silaturahmi biasa.





Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan disebut sebagai bagian dari hubungan baik yang telah lama terjalin, sejumlah pengamat menilai pertemuan tersebut layak dibaca sebagai bagian dari dinamika politik yang mulai bergerak di Sumbar.





Direktur Eksekutif Polstra Research & Consulting, Yovaldri Riki Putra, menilai komunikasi antartokoh merupakan elemen penting dalam politik modern. Menurutnya, pertemuan antara figur yang memiliki pengaruh dan basis dukungan kuat tidak bisa dilepaskan dari proses pemetaan kekuatan politik jangka panjang.





Yovaldri mengatakan publik tentu melihat pertemuan tersebut sebagai silaturahmi dan hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Namun dari sudut pandang politik, komunikasi antara Audy Joinaldy dan Hendrajoni juga dapat dimaknai sebagai bagian dari langkah awal membangun jaringan dan membaca peluang menuju kontestasi politik tahun 2029.





Menurutnya, proses politik tidak selalu diawali dengan deklarasi resmi atau pengumuman kerja sama. Justru tahapan yang paling menentukan sering kali berlangsung jauh sebelum agenda pemilu dimulai, melalui komunikasi informal, pertukaran gagasan, hingga pembangunan kepercayaan di antara tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh.





Ia menjelaskan bahwa rekam jejak kedua figur tersebut menjadi alasan mengapa publik memberikan perhatian khusus terhadap pertemuan tersebut. Audy Joinaldy dinilai memiliki modal sosial dan modal politik yang cukup kuat di tingkat provinsi. Sementara itu, Hendrajoni tidak hanya memegang posisi sebagai kepala daerah, tetapi juga memimpin PSI Sumbar yang tengah berupaya memperkuat eksistensinya di daerah.





Kombinasi posisi dan kapasitas yang dimiliki keduanya, kata Yovaldri, membuat masyarakat secara alami menghubungkan pertemuan tersebut dengan kemungkinan dinamika politik yang akan berkembang dalam beberapa tahun mendatang.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X