Rumah Cetak Pitih Lengayang di Pesisir Selatan Terancam Rusak, Pemugaran Mulai Dikaji

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 24 Mei 2026 | 15:15 WIB
Peninjauan langsung ke lokasi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi, Sabtu (24/5/2026). (Foto: Pemkab Pessel)
Peninjauan langsung ke lokasi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi, Sabtu (24/5/2026). (Foto: Pemkab Pessel)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mulai mengkaji rencana pemugaran Rumah Cetak Pitih Lengayang yang berada di Koto Pulai, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang. Bangunan bersejarah yang pernah menjadi lokasi pencetakan uang perjuangan pada masa revolusi itu dinilai memiliki nilai historis tinggi dan perlu dipertahankan sebagai warisan perjuangan bangsa.





Langkah awal dilakukan melalui peninjauan langsung ke lokasi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi, Sabtu (24/5/2026). Kunjungan tersebut bertujuan melihat kondisi terkini bangunan sekaligus menginventarisasi kebutuhan pemugaran yang diperlukan.





Dalam peninjauan itu, N. Riswandi didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Inspektur Reva Fauza Dt. Tigo Lareh, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Adril Yesmen, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wendi Sikumbang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Marzan, serta Wali Nagari Kambang Timur Afriyalmi, S.Pd.I bersama unsur masyarakat setempat.





Dari hasil peninjauan, kondisi bangunan terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian. Faktor usia bangunan yang terus menua membuat rumah bersejarah tersebut membutuhkan perhatian serius agar kerusakan tidak semakin parah.





Berdasarkan informasi yang diperoleh, Rumah Cetak Pitih Lengayang sebelumnya pernah dipugar pada tahun 2006. Namun seiring berjalannya waktu, beberapa bagian bangunan kembali mengalami kerusakan sehingga memerlukan langkah pemeliharaan dan pemugaran lanjutan.





N. Riswandi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang menginginkan bangunan cagar budaya itu tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.





“Bapak Bupati meminta agar dilakukan langkah-langkah tindak lanjut sehingga rumah bersejarah ini tetap terpelihara dengan baik. Karena selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, bangunan ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan perjuangan bangsa di daerah ini,” ujar N. Riswandi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X