Sumbardaily.com, Solok - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) meningkatkan status aktivitas Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada Rabu (10/12/2025) pukul 10.00 WIB.
Kenaikan level ini didorong oleh lonjakan signifikan gempa vulkanik dalam (VT) dan rangkaian gempa tektonik yang memicu ketidakstabilan sistem magma di gunung api tersebut.
Gunung Talang, yang berada di zona tengah Sesar Besar Sumatera khususnya pada Segmen Sumani dan Segmen Suliti merupakan salah satu gunung api paling aktif di Sumbar.
Kompleks gunung ini terdiri dari dua kerucut, Talang Jantan dan Talang Betina, yang berjarak sekitar satu kilometer. Struktur geologi yang berada tepat di jalur sesar membuat aktivitas vulkanik Gunung Talang sangat sensitif terhadap dinamika tektonik di wilayah sekitarnya.
Sejarah menunjukkan keterkaitan kuat antara aktivitas tektonik dan erupsi Gunung Talang. Pada 2005, gempa tektonik Mentawai bermagnitudo 6,8 memicu erupsi yang menghasilkan dua kawah baru, yakni Kawah Utama dan Kawah Selatan.
Hingga kini, kedua kawah serta rekahan Gabuo Atas dan Gabuo Bawah menjadi pusat aktivitas vulkanik gunung tersebut.
Dari Pos Pengamatan Gunung Talang di Desa Lembang Jaya, visual kawah dilaporkan masih stabil. Asap putih tampak keluar dari kawah dengan ketinggian antara 10 hingga 75 meter.