Sumbardaily.com, Padang – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa Kota Padang mulai menyiapkan Rusunawa Lubuk Buaya sebagai lokasi penampungan sementara bagi warga terdampak bencana banjir bandang yang masih berada di titik pengungsian. Upaya pembersihan dan perapian fasilitas kini dipercepat agar bangunan tersebut dapat segera dihuni.
Kepala UPTD Rusunawa Kota Padang, Angga, mengatakan sebanyak 80 unit hunian telah disiapkan sebagai tempat penampungan. Meski struktur bangunan dinilai layak, sejumlah perlengkapan dasar di dalam unit masih belum memadai untuk ditempati para pengungsi.
“Kondisi di lapangan ada beberapa bagian yang peralatan di dalam tidak memadai, seperti bantal, kasur, atau peralatan-peralatan dapur. Kalau untuk unit rumah semuanya layak,” ujar Angga, dikutip Sabtu (6/12/2025).
UPTD Rusunawa Kota Padang juga terus berkoordinasi dengan Wali Kota Padang dan jajaran pemerintah kota untuk menyampaikan perkembangan terbaru terkait kesiapan hunian tersebut. Angga menyebut, kekurangan fasilitas akan segera ditutup dengan dukungan Jasa Raharja.
“Kekurangan-kekurangan perlengkapan akan dilengkapi dari Jasa Raharja. Mudah-mudahan secepatnya akan bisa ditempati setelah proses pembenahan dan pembersihan tunas dilaksanakan,” katanya.
Sesuai arahan Wali Kota Padang, Fadly Amran, proses perbaikan ditargetkan selesai secepat mungkin sehingga 80 unit rusunawa dapat menjadi hunian yang aman dan nyaman bagi para korban. Dari total unit tersebut, satu unit diperuntukkan bagi satu keluarga beranggotakan enam orang.
Dengan kapasitas tersebut, rusunawa diperkirakan mampu menampung sekitar 480 jiwa. “Per unit itu bisa 6 orang, masing-masing suami istri ditambah empat orang anak,” tambah Angga. (red)