Zahar menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan dari tahun-tahun sebelumnya, peserta yang menghadiri kegiatan di Surau Baru didominasi oleh jamaah dari Kota Padang, terutama dari kawasan Pauh dan Lubuk Kilangan. Namun, antusiasme jamaah dari luar kota juga cukup tinggi.
"Jumlah pasti tidak kami hitung, tetapi jamaah dari luar Padang, seperti Solok dan Pesisir Selatan, justru lebih mendominasi," kata Zahar.
Rangkaian ibadah kurban dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu (7/6/2025). Total hewan kurban yang akan disembelih sebanyak tiga ekor, terdiri dari satu ekor sapi dan dua ekor kambing.
Dalam rapat penetapan jadwal tersebut, jamaah menetapkan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berdasarkan perhitungan yang telah menjadi kesepakatan bersama.
Metode ini telah diterapkan secara konsisten oleh komunitas Tarekat Naqsabandiyah.
Fenomena perbedaan penetapan hari raya di Indonesia, khususnya di kalangan penganut Tarekat Naqsabandiyah, bukanlah hal yang baru.
Komunitas ini memiliki pendekatan khusus dalam menentukan awal bulan dalam sistem kalender Hijriah yang telah dipraktikkan selama bertahun-tahun.
Perbedaan ini mencerminkan keberagaman dalam praktik keagamaan di Indonesia, di mana berbagai kelompok masyarakat memiliki metode tersendiri dalam menentukan waktu pelaksanaan ibadah berdasarkan pemahaman dan tradisi yang dianut. (red)