Polda Sumbar Catat 108 Kecelakaan Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 12 April 2025 | 06:01 WIB
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya, didampingi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan, memimpin konferensi pers mengenai Operasi Ketupat Singgalang 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 26 Maret hingga 8 April 2025. (Dok. Polda Sumbar)
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya, didampingi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan, memimpin konferensi pers mengenai Operasi Ketupat Singgalang 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 26 Maret hingga 8 April 2025. (Dok. Polda Sumbar)


Sumbardaily.com, Padang - Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya, didampingi Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan, memimpin konferensi pers mengenai Operasi Ketupat Singgalang 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai dari 26 Maret hingga 8 April 2025.





Konferensi pers tersebut diselenggarakan pada Kamis (10/4/2025) lalu di Mapolda Sumbar.





Dalam keterangannya, Dirlantas Polda Sumbar menjelaskan bahwa secara keseluruhan, operasi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah berjalan lancar tanpa kendala berarti, baik di jalur Sitinjau Lauik maupun rute Padang menuju Bukittinggi.





"Untuk arus lalu lintas, terutama pada hari kedua, ketiga, dan keempat setelah Idul Fitri, memang terjadi perlambatan di ruas jalan Padang menuju Bukittinggi. Hal ini disebabkan oleh peningkatan mobilitas masyarakat yang hendak berwisata," kata Kombes Dwi Nur Setiawan.





Ia menambahkan bahwa perlambatan arus lalu lintas juga terjadi di sekitar SPBU Sincincin akibat antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar hingga memenuhi sebagian badan jalan.





Fenomena menarik yang tercatat dalam operasi tahun ini adalah volume kendaraan pemudik yang masuk ke Sumatera Barat (Sumbar) sebelum Idul Fitri terpantau landai atau relatif sepi, tidak sepadat tahun-tahun sebelumnya.





"Kondisi ini kemungkinan dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) dan Work From Home (WFH) yang mulai diberlakukan sejak 21 atau 24 Maret. Dengan anak sekolah yang sudah memasuki masa liburan, kegiatan mudik menjadi lebih tersebar," kata Kombes Dwi Nur Setiawan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X