Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai Merah di Padang Panjang Tembus Rp66 Ribu

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 16:22 WIB
Harga cabai merah di Padang Panjang naik 20,64% menjadi Rp66.334/kg. Pemicu utama adalah curah hujan tinggi dan pasokan yang menurun dari sentra produksi. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)
Harga cabai merah di Padang Panjang naik 20,64% menjadi Rp66.334/kg. Pemicu utama adalah curah hujan tinggi dan pasokan yang menurun dari sentra produksi. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com, Padang Panjang – Pasar di Kota Padang Panjang mengalami gejolak harga bahan pokok pada minggu ketiga Januari 2025. Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai merah yang mencapai 20,64 persen.





Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, melaporkan lonjakan harga cabai merah sebesar Rp11.350, dari Rp54.984 menjadi Rp66.334 per kilogram.





"Kenaikan ini dipicu oleh berkurangnya pasokan akibat penurunan stok dari sentra produksi di Pulau Jawa dan sekitar Sumatera Barat," jelasnya pada Sabtu (18/1/2025).





Erfiko menambahkan, tingginya curah hujan berdampak signifikan terhadap produksi petani cabai, sehingga tidak mampu memenuhi permintaan pasar.





Selain cabai merah, kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih yang naik Rp334 menjadi Rp41.984 per kilogram dan telur ayam ras yang naik Rp50 menjadi Rp29.917 per kilogram.





Di sisi lain, tiga komoditas pangan justru mengalami penurunan harga. Daging ayam broiler turun Rp667 menjadi Rp31.667 per kilogram, cabai rawit turun Rp6.167 menjadi Rp51.667 per kilogram, dan bawang merah turun Rp666 menjadi Rp44.834 per kilogram.





Meski terjadi fluktuasi pada enam komoditas, harga bahan pokok lainnya relatif stabil. Harga beras tetap bertahan dengan kualitas I Rp17.000, kualitas II Rp16.000, dan kualitas III Rp15.000 per kilogram.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X