Dukung Pengelolaan Sampah dengan Teknologi RDF, PT Semen Padang Kerahkan 2 Alat Berat

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 16 September 2023 | 09:22 WIB
TPA Air Dingin (Foto: Dok Istimewa)
TPA Air Dingin (Foto: Dok Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang -  Pemerintah Kota (Pemko) Padang akan menggunakan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk mengolah sampah menjadi salah satu sumber energi alternatif.





Teknologi RDF itu didapat dari bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) senilai Rp300 miliar.





Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan bantuan yang akan diterima Desember 2023 tersebut berkat adanya penandatanganan MoU antara Pemko Padang dengan PT Semen Padang pada Oktober 2022 lalu.





Dia menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang karena teknologi RDF. Tanpa kerjasama dengan PT Semen Padang, Kota Padang belum tentu bisa mendapatkan bantuan teknologi RDF dari KLHK.





"Teknologi ini sangat dibutuhkan oleh Pemko Padang untuk pengelolaan sampah. Saat ini produksi sampah Kota Padang mencapai 660 ton per hari. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 100 ton yang bisa didaur ulang melalui bank sampah," ujar Hendri dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (16/9/2023).





Di sisi lain, dia menyebut, tanpa adanya teknologi RDF, Pemko Padang akan kesulitan dalam melakukan pengolahan sampah. Apalagi, saat ini kondisi Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sampah di Air Dingin, Lubuk Minturun sudah menghawatirkan.





"TPA Air Dingin sudah over kapasitas. Sebab, sekitar 550 ton sampah terus masuk, dan jumlah ini tidak ada pengurangan setiap harinya. Jika ini terus dibiarkan, diprediksi pada tahun 2026 nanti, Kota Padang tidak lagi bisa membuang sampah ke sana," ungkapnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X