Langkah ini, menurut Maruarar, merupakan wujud nyata konsep “Berbaginomics” yang mencerminkan nilai solidaritas sosial dan gotong royong. Ia menambahkan bahwa sejumlah perusahaan besar juga telah mengalokasikan dana tanggung jawab sosial (CSR) mereka untuk mendukung program perumahan rakyat ini.
“Gotong royong tidak lagi sekadar slogan, tapi sudah mulai nyata terlihat dalam program-program ini,” tutur Maruarar menutup keterangannya.
Program perumahan subsidi dengan dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta ini diharapkan menjadi solusi konkret atas persoalan keterbatasan akses perumahan bagi MBR. Dengan beban biaya yang jauh berkurang dan kolaborasi multi-pihak, pemerintah optimistis masyarakat berpenghasilan rendah akan semakin mudah memiliki hunian yang layak. (red)