Cannavaro Menumbangkan Raksasa Jerman
Semifinal Piala Dunia 2006 menjadi panggung bagi Fabio Cannavaro.
Meski memiliki postur lebih pendek 22 sentimeter dibanding Per Mertesacker, bek Italia tersebut mampu memenangkan duel udara penting pada masa tambahan waktu.
Setelah menyapu bola, Cannavaro langsung mengejarnya dan kembali menyundul bola menjauh dari Lukas Podolski. Aksi tersebut menjadi awal serangan balik Italia.
Serangan itu kemudian diselesaikan Alessandro Del Piero menjadi gol pada menit-menit terakhir pertandingan, sekaligus memastikan Italia melangkah ke final Piala Dunia.
Kini, ketika Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina bersiap memperebutkan dua tiket menuju Final Piala Dunia 2026, sejarah menunjukkan bahwa babak semifinal selalu menghadirkan cerita yang lebih besar daripada sekadar skor akhir. Momen-momen tak terduga, aksi heroik, hingga kisah emosional berpotensi kembali tercipta dan menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah Piala Dunia. (*)