Menariknya, saat para pemain dan bangku cadangan Brasil merayakan gol penentu tersebut dengan penuh euforia, Carlo Ancelotti tetap menunjukkan ekspresi tenang di pinggir lapangan.
Martinelli menilai ketenangan sang pelatih menjadi sumber kepercayaan diri seluruh pemain sepanjang pertandingan.
"Ancelotti benar-benar sosok yang luar biasa. Saat turun minum, dia memberi kami kepercayaan diri. Dia mengatakan kami akan mencetak gol dan membalikkan keadaan. Tidak masalah kapan gol itu datang. Kami merasakan ketenangannya. Itu membuat kami lebih rileks," ujar Martinelli.
Kemenangan dramatis atas Jepang memperlihatkan bahwa keberhasilan Brasil bukan hanya ditentukan oleh perubahan taktik ataupun kualitas individu para pemain. Mentalitas, kesabaran, serta kemampuan Carlo Ancelotti menjaga ketenangan di tengah tekanan menjadi fondasi utama yang membawa Selecao membalikkan keadaan dan menjaga asa mereka tetap hidup di Piala Dunia 2026. (*)