Martinelli: Ketenangan Carlo Ancelotti Membuat Brasil Percaya Bisa Menang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 30 Juni 2026 | 11:30 WIB
Carlo Ancelotti (Foto: FIFA)
Carlo Ancelotti (Foto: FIFA)


Sumbardaily.com – Pertandingan Jepang vs Brasil pada Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kisah dramatis yang berujung manis bagi Selecao. Tertinggal lebih dulu hingga turun minum, Brasil mampu membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke babak 16 besar. Di balik kebangkitan tersebut, para pemain menilai ketenangan pelatih Carlo Ancelotti menjadi faktor paling menentukan.





Laga tersebut menjadi ujian besar pertama bagi Ancelotti di fase gugur Piala Dunia FIFA. Menghadapi Jepang yang tampil disiplin dan memiliki organisasi permainan yang rapi, Brasil sempat dibuat frustrasi sepanjang babak pertama hingga tertinggal 0-1.





Namun, situasi berubah drastis selepas jeda pertandingan. Selecao tampil lebih agresif, meningkatkan intensitas serangan, dan akhirnya berhasil membalikkan keadaan hingga memastikan kemenangan.





Usai pertandingan, Carlo Ancelotti mengatakan timnya tidak pernah kehilangan kesabaran meski sempat berada dalam posisi tertinggal.





"Kami tidak kehilangan kesabaran. Sebenarnya kami sudah bermain dengan baik sejak babak pertama. Di babak kedua, kami lebih sering mengirim umpan silang ke kotak penalti. Kami punya banyak opsi, baik di lapangan maupun di bangku cadangan. Jepang bukan lawan yang mudah, mereka sangat terorganisasi dan bermain dengan intensitas tinggi," ujar Ancelotti, dilansir dari FIFA, Selasa (30/6/2026).





Pelatih asal Italia tersebut juga menegaskan bahwa kesalahan merupakan bagian dari permainan sepak bola. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana tim mampu bangkit setelah melakukan kesalahan.





"Dalam sepak bola, Anda pasti melakukan kesalahan. Mustahil bermain tanpa membuat kesalahan karena tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi kami tahu bagaimana caranya terus melangkah. Itulah yang dilakukan tim dengan sangat baik pada babak kedua. Tak seorang pun berpikir kami akan gagal mencetak gol. Faktor mental sangat penting. Menderita itu hal yang normal. Tidak ada yang baru, terutama dalam sepak bola modern. Menderita sama wajarnya dengan merasakan kelegaan," katanya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:37 WIB
X