“Lionel Messi adalah pemain terbaik di dunia bersama Cristiano Ronaldo,” kata Mbappe.
“Selama lebih dari 15 tahun, dia telah menunjukkan kualitas luar biasanya. Sementara bagi saya, saya hanya mencoba melakukan yang terbaik dan menunjukkan kemampuan saya di panggung terbesar. Saya berusaha membantu tim saya memenangkan Piala Dunia,” lanjutnya.
Hubungan saling menghormati antara Messi dan Mbappe membuat rivalitas mereka berbeda dari banyak persaingan besar lainnya dalam sepak bola. Keduanya tidak hanya saling mengejar rekor, tetapi juga saling mengakui kualitas satu sama lain.
Kini, empat tahun setelah duel legendaris di Lusail, cerita besar itu masih terus berlanjut. Messi terus menambah catatan sejarah meski telah meraih hampir semua gelar bergengsi dalam kariernya. Di sisi lain, Mbappe tampil sebagai pewaris yang siap menantang bahkan mungkin melampaui berbagai rekor yang selama ini dianggap sulit disentuh.
Menariknya, peluang keduanya untuk terus menambah koleksi gol masih terbuka lebar. Jika Argentina dan Prancis kembali melaju hingga partai puncak di New York New Jersey pada 19 Juli mendatang, maka Messi dan Mbappe masih berpotensi memainkan enam pertandingan lagi.
Situasi tersebut membuat persaingan menuju status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia belum benar-benar berakhir. Di Planet Football, rivalitas Messi dan Mbappe tampaknya masih akan terus menghadirkan sejarah baru dan membuat rekor-rekor lama kembali berguguran.