Tambahan lima gol dalam dua pertandingan tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia meningkat menjadi 18 gol. Catatan itu sekaligus mengantarkannya melewati rekor Miroslav Klose yang sebelumnya memegang status pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 16 gol.
Pencapaian tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi pemain asal Rosario itu. Di usia 38 tahun, Messi masih mampu menjadi pemain penentu bagi tim nasional Argentina sekaligus terus memperluas warisannya dalam sejarah sepak bola dunia.
Menariknya, saat ditanya mengenai rekor baru tersebut serta gol favoritnya di Piala Dunia, Messi memilih untuk menempatkan keberhasilan tim di atas pencapaian pribadi.
“Sejujurnya, saya tidak tahu. Saya bahkan tidak benar-benar mengingatnya. Saya lelah, saya tidak punya banyak energi lagi dan saya kesulitan berpikir jernih. Saya hanya akan menikmati momen ini dan merayakannya bersama rekan-rekan setim saya,” kata Messi.
Ia juga menegaskan bahwa fokus utamanya tetap membantu Argentina melangkah sejauh mungkin di turnamen.
“Saya memanfaatkan momen ini sebaik mungkin dan saya ingin melihat seberapa jauh kami bisa melangkah bersama. Hari ini, ada penalti yang gagal, tetapi mungkin saya tidak akan mencetak gol-gol lainnya jika itu masuk,” ujarnya.
Meski berhasil merebut rekor dari Klose, Messi belum bisa merasa nyaman di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa. Pasalnya, tepat di belakangnya terdapat sosok yang sangat dikenalnya, yakni Kylian Mbappe.
Penyerang Prancis yang pernah menjadi rekan setim Messi di Paris Saint-Germain itu juga tampil impresif pada awal Piala Dunia 2026. Mbappe mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Senegal 3-1, kemudian kembali mencetak dua gol ketika Les Bleus menundukkan Irak dengan skor 3-0.