Setelah tahapan tersebut selesai, klub akan memasuki fase penandatanganan kontrak pemain yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.
Persiapan semakin intens menjelang akhir bulan. Pada 25 Juni 2026, seluruh tim direncanakan sudah memasuki mes yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. Di lokasi yang sama, skuad Semen Padang FC juga akan memulai latihan perdana sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi.
Langkah-langkah tersebut disebut pria yang akrab disapa Levi itu sebagai bukti nyata keseriusan manajemen dalam menghadapi Liga 2. Karena itu, ia berharap dukungan dari seluruh masyarakat serta suporter Semen Padang FC yang berada di berbagai daerah.
Selain fokus membangun tim, manajemen juga berupaya memperkuat hubungan dengan basis pendukung klub. Dalam waktu dekat, jajaran pengurus berencana melakukan silaturahmi dengan kelompok suporter Semen Padang FC yang berada di wilayah Jabodetabek.
Menurutnya, kebersamaan antara manajemen, tim, dan suporter menjadi elemen penting dalam perjuangan mengembalikan Kabau Sirah ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di sektor operasional, Braditi menyebut dirinya telah berkoordinasi dengan General Manager Deni Sulton terkait pusat aktivitas klub selama kompetisi Liga 2 berlangsung. Manajemen memutuskan bahwa kantor pusat (head office) tim akan berada di kawasan mes pemain di Ciputat.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan koordinasi dan komunikasi antara manajemen, pelatih, pemain, serta seluruh perangkat tim dapat berjalan lebih efektif tanpa kendala jarak.
Selain menata operasional, manajemen juga mulai melakukan inventarisasi terhadap karyawan Kabau Sirah yang saat ini bertugas di Padang. Sebagian di antaranya disiapkan untuk mendukung aktivitas tim di Jakarta dan kawasan mes selama kompetisi berlangsung.