Destinasi Wisata Pantai Padang Bakal Diperkaya dengan Pertunjukan Seni Budaya Minang

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 6 Juni 2025 | 14:00 WIB
Silek, salah satu seni bela diri khas Minangkabau. (Foto: Wikipedia)
Silek, salah satu seni bela diri khas Minangkabau. (Foto: Wikipedia)


Sumbardaily.com, Padang – Kawasan wisata Pantai Padang akan mengalami transformasi signifikan dengan hadirnya program pentas seni budaya Minangkabau secara rutin. Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menetapkan agenda pertunjukan kesenian tradisional yang akan diselenggarakan setiap akhir pekan di lokasi wisata yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia tersebut.





Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengonfirmasi pelaksanaan program inovatif ini dalam rapat persiapan yang digelar di kediaman dinasnya pada Rabu (4/6/2025). Program pentas seni budaya Minang ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi destinasi wisata unggulan Kota Padang.





"Telah kami agendakan bahwa setiap akhir pekan akan diselenggarakan pertunjukan seni yang menghadirkan kesenian budaya Minangkabau di kawasan Pantai Padang," tegas Maigus Nasir dalam keterangannya dikutip Jumat (6/6/2025).





Pelaksanaan program pentas seni budaya Minang akan berlangsung di dua lokasi strategis. Pertama di Medan Nan Bapaneh Cimpago, Pantai Padang, dan kedua di area Pujasera Pantai Padang. Kedua venue tersebut akan menggelar pertunjukan pada jadwal berbeda, yakni setiap Sabtu malam dan Minggu malam.





Maigus Nasir menyampaikan bahwa pertunjukan perdana dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni mendatang, dengan lokasi pembukaan di Medan Nan Bapaneh Cimpago. Waktu pelaksanaan ditetapkan setelah salat maghrib untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat luas menghadiri pertunjukan.





Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) akan menjadi salah satu pengisi acara dalam program ini. Selain itu, para siswa dari jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Padang juga akan turut berpartisipasi dalam pertunjukan tersebut.





"Berbagai pertunjukan seperti tari tradisional, randai, dan kesenian lainnya akan dipentaskan setiap akhir pekan. Program ini sejalan dengan muatan lokal keminangkabauan yang telah dipelajari para siswa di institusi pendidikan mereka," jelas Maigus Nasir.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X