INS Kayu Tanam, Tempat Lahirnya Konsep Merdeka Belajar

Photo Author
Fachri HJ, Sumbardaily.com
- Kamis, 3 November 2022 | 22:31 WIB
INS Kayu Tanam (Foto: FRJ)
INS Kayu Tanam (Foto: FRJ)


Jika berjalan dari Kota Padang menuju Kota Bukittinggi pasti melewati sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Indonesich Nedeland School (INS) Kayu Tanam.





Sekolah yang berada di Kabupaten Padang Pariaman itu, merupakan sebuah Sekolah yang sudah lahir sejak kolonial Belanda berkuasa di Indonesia, tepatnya pada 31 Oktober 1926 dengan nama awal INS Kayu Tanam.





Hal itu disampaikan lewat buku Ali Akbar yang berjudul Filsafat Dan Strategi Pendidikan M. Sjafei: Ruang Pendidik INS Kayutanam.





INS Kayu Tanam didirikan oleh Muhammad Safei pria kelahiran Bukittinggi yang pernah menjadi pendidik di Sekolah Taman Siswa Jakarta.





Konsep pendidikan yang dihadirkan INS Kayu Tanam hampir sama dengan Taman Siswa yang berpusat di Yogyakarta, yaitu memadukan Politik dengan Pendidikan.





Semboyan dari INS Kayu Tanam yaitu, apa yang saya dengar saya lupa, apa yang saya lihat saya ingat dan yang saya perbuat saya tahu.





Adapun alasan Safei ketika itu mendirikan INS, karena ingin menyaingi sekolah yang didirikan Kolonial Belanda untuk pribumi. Menurut Safei, sekolah yang didirikan Belanda hanya mementingkan kecerdasan siswanya tetapi tidak mementingkan bakatnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Fachri HJ

Tags

Terkini

X