Uji Coba Dilakukan Sebelum Aplikasi Digunakan Lebih Luas
Sebelum dimanfaatkan secara lebih luas, SIMPAN PBJ terlebih dahulu melalui uji coba terbatas. Tahapan ini dilakukan untuk mengevaluasi fungsi aplikasi, kemudahan penggunaan, serta kesesuaiannya dengan kebutuhan monitoring pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Peninjauan mencakup dashboard, informasi paket pengadaan, dan fitur-fitur pemantauan yang tersedia. Melalui pengujian tersebut, pengelola dapat mengidentifikasi bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan.
Evaluasi tidak hanya berfokus pada fungsi teknis aplikasi. Penyajian informasi, kemudahan akses, serta mekanisme pengelolaan dan koordinasi data juga menjadi bagian yang diperhatikan selama proses uji coba.
Masukan yang diperoleh dari tahapan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan aplikasi. Dengan demikian, penyempurnaan SIMPAN PBJ diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan mengikuti kebutuhan organisasi.
Pendekatan ini penting agar aplikasi tidak berhenti pada tahap pengembangan awal. Sebaliknya, sistem tersebut diharapkan terus mengalami perbaikan sehingga semakin bermanfaat dalam mendukung pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.
Sejumlah Perangkat Daerah Dilibatkan
Pengembangan SIMPAN PBJ juga disertai sosialisasi kepada sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini menyasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), serta Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora).
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta diperkenalkan dengan tujuan, fungsi, dan manfaat SIMPAN PBJ, termasuk penggunaannya untuk membantu pemantauan informasi pengadaan.
Sosialisasi sekaligus menjadi sarana komunikasi antara pengelola aplikasi dan perangkat daerah. Melalui kegiatan ini, masukan dari pengguna dapat dihimpun untuk mengidentifikasi kebutuhan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sistem.