berita

Waspada Cuaca Ekstrem di Agam, Kematian Ikan Massal di Danau Maninjau Jadi Ancaman

Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB
Danau Maninjau, salah satu destinasi wisata di Agam.(Foto: Travelspromo)


Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem menjelang peralihan musim hujan 2026/2027 yang diprediksi mulai berlangsung pada November 2026.





Kondisi tersebut berpotensi memicu upwelling atau umbalan di Danau Maninjau, fenomena perairan yang dapat menyebabkan kematian ikan secara massal dan merugikan pembudidaya.





Imbauan itu ditujukan kepada masyarakat, khususnya pembudidaya ikan di Danau Maninjau dan pembudidaya ikan di darat. Kesiapsiagaan juga diperlukan oleh nelayan serta warga yang beraktivitas di sekitar perairan untuk mengantisipasi risiko bencana akibat perubahan kondisi cuaca.





Berdasarkan informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Agam yang dikutip Rabu (21/10/2026), pemerintah daerah meminta masyarakat melakukan langkah antisipasi sejak dini. Imbauan tersebut merujuk pada Surat Imbauan Bupati Agam Nomor 500.5/427/DKPP-2026 yang diterbitkan pada Oktober 2026.





Pembudidaya Ikan di Danau Maninjau Diminta Percepat Panen





Pembudidaya ikan di Danau Maninjau diminta menyesuaikan kegiatan budidaya dengan kondisi cuaca dan perairan. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah mempercepat panen apabila ikan telah mencapai ukuran yang siap dipanen.





Selain itu, penebaran benih ikan sebaiknya ditunda sampai kondisi cuaca dan perairan kembali normal. Pembudidaya juga diimbau menyiapkan sirkulasi air atau aerasi guna membantu mencegah kematian ikan.





Apabila memungkinkan, ikan dapat dipindahkan sementara ke kolam budidaya di darat. Pemberian pakan juga perlu dilakukan secara efisien dan disesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan ikan.


Halaman:

Tags

Terkini