berita

Harga Cabai Rawit dan Cabai Merah Naik, Kemendagri Terjunkan 5 Tim ke Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 | 08:13 WIB
Ilustrasi Cabai (Foto: Kominfo Padang Panjang)


Sumbardaily.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyiapkan lima tim untuk menelusuri perkembangan kenaikan harga cabai di sejumlah daerah. Pemantauan ini sekaligus menjadi upaya mengevaluasi efektivitas bantuan pertanian dari Kementerian Pertanian (Kementan), terutama di wilayah yang masih menghadapi kenaikan harga cabai.





Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan, tim tersebut akan mendatangi daerah yang mengalami kenaikan harga cabai dan telah menerima dukungan dari pemerintah. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan penanganan di lapangan serta hasil bantuan yang diberikan kepada sektor pertanian.





Rencana tersebut disampaikan Tomsi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah (Pemda) terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan itu berlangsung di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (19/10/2026).





Dalam rapat tersebut, kenaikan harga cabai di sejumlah kabupaten dan kota menjadi salah satu perhatian. Berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik (BPS), cabai rawit dan cabai merah termasuk komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga perlu mendapat penanganan agar tetap terjangkau oleh masyarakat.





Lima Tim Kemendagri Periksa Hasil Bantuan Kementan





Kemendagri akan mengerahkan lima tim untuk memeriksa kondisi di daerah yang mengalami kenaikan harga cabai. Pemeriksaan tidak hanya berfokus pada perkembangan harga, tetapi juga mencakup hasil dukungan pemerintah melalui Kementan.





Bantuan yang akan ditinjau meliputi bibit, pupuk, sarana produksi pertanian (saprodi), serta bentuk dukungan lainnya. Melalui pemeriksaan tersebut, pemerintah ingin mengetahui sejauh mana bantuan yang telah disalurkan memberikan hasil dalam mendukung penanganan kenaikan harga cabai.





“Kami membentuk lima tim, Pak, lima tim untuk berangkat ke daerah yang [harga] cabainya tinggi dan mendapatkan bantuan dari Kementan, baik itu bibit, pupuk, saprodi, dan lain sebagainya. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan atau hasilnya,” ujar Tomsi.


Halaman:

Tags

Terkini