Sumbardaily.com - Kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi tetangga mulai berdampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat di Kota Padang dan sekitarnya.
Kondisi tersebut mendorong Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa ribuan masker kepada warga.
Asap yang mencapai wilayah Sumatera Barat (Sumbar) tersebut terbawa oleh pergerakan angin dari daerah yang tengah menghadapi kebakaran hutan dan lahan.
Situasi ini membuat Kota Padang turut merasakan dampak kabut asap meski sumber karhutla berada di provinsi lain.
Secara geografis, Kota Padang berada di wilayah yang dikelilingi sejumlah daerah yang saat ini sedang berjuang menangani karhutla. Beberapa di antaranya yakni Riau, Jambi hingga Sumatera Selatan (Sumsel).
Pergerakan angin yang membawa asap pekat menuju Sumbar kemudian membuat kualitas udara dan aktivitas masyarakat di Kota Padang dan daerah sekitarnya ikut terdampak.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan asap tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan.