berita

Sekolah Lansia Pertama di Agam Gelar Wisuda, Peserta Mengaku Kembali Bersemangat

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07 WIB
Sebanyak 20 lansia mengikuti prosesi tersebut di Kantor Wali Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Senin (27/7/2026), setelah menyelesaikan 15 kali pertemuan. (Foto: Pemkab Agam)


Sumbardaily.com - Sekolah Lansia Melati Obay yang menjadi sekolah lansia pertama di Kabupaten Agam menuntaskan rangkaian program pembelajaran dengan menggelar wisuda bagi para pesertanya. Sebanyak 20 lansia mengikuti prosesi tersebut di Kantor Wali Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Senin (27/7/2026), setelah menyelesaikan 15 kali pertemuan.





Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pembelajaran sepanjang hayat. Selama mengikuti kegiatan, para peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk mendukung kesehatan, kemandirian, serta peran aktif lansia di lingkungan keluarga maupun masyarakat.





Kepala Dinas Dalduk KB PPPA Kabupaten Agam, Drs. Surya Wendri, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Menurutnya, Sekolah Lansia Melati Obay merupakan bagian dari program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.





"Sekolah Lansia Melati Obay bertujuan meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui proses pembelajaran sepanjang hayat, sehingga lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia," ujar Surya Wendri.





Ia menjelaskan bahwa selama program berlangsung, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti berbagai aktivitas yang mendukung kesehatan fisik dan mental. Materi yang diberikan mencakup kesehatan, pola hidup sehat, kebugaran, kesehatan mental, hingga penguatan peran lansia dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.





Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpeserta. Interaksi yang terjalin selama proses belajar diharapkan mampu meningkatkan semangat dan rasa percaya diri para lansia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.





Surya Wendri menilai program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendorong lansia tetap aktif serta memiliki kesempatan terus belajar sesuai kebutuhan mereka. Dengan bekal materi yang diperoleh selama 15 kali pertemuan, peserta diharapkan dapat menerapkan pola hidup sehat dan tetap berkontribusi di lingkungan sekitarnya.


Halaman:

Tags

Terkini