Sumbardaily.com – Potensi aksi pencurian ternak diperkirakan meningkat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 seiring melonjaknya permintaan hewan kurban. Masyarakat, khususnya peternak dan pedagang sapi maupun kambing, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah tindak kriminal.
Imbauan itu disampaikan Polres Pasaman Barat saat melakukan peninjauan di Pasar Ternak Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo. Pihak kepolisian menilai momentum Idul Adha sering dimanfaatkan pelaku kejahatan karena tingginya kebutuhan hewan kurban di masyarakat.
Kabag Ops Polres Pasaman Barat, Fahrel Haris, mengatakan peningkatan permintaan sapi dan kambing menjelang Idul Adha berpotensi memicu kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Menjelang Idul Adha, permintaan hewan kurban melonjak tajam, dan momen ini kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas, Polres Pasaman Barat bersama Polsek jajaran akan menggencarkan patroli preventif di sejumlah titik rawan,” ujar Fahrel Haris, dikutip Minggu (24/5/2026).
Menurutnya, patroli preventif akan diperkuat di sejumlah wilayah yang dianggap rawan terjadinya pencurian ternak. Langkah tersebut dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Idul Adha.
Polres Pasaman Barat juga mengingatkan peternak agar lebih disiplin dalam menjaga kandang hewan ternak, terutama pada malam hari. Pengawasan yang ketat dinilai penting karena aksi pencurian biasanya memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi dan minim pengamanan.
Peternak diminta memastikan kandang berada di area yang mudah dipantau serta memiliki sistem penguncian yang aman. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya pencurian sapi maupun kambing.