Sumbardaily.com - Penutupan Posko Angkutan Lebaran 2026 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menjadi penanda berakhirnya masa pengawasan intensif selama periode mudik.
Namun demikian, operasional kereta api tetap berlangsung hingga 1 April 2026 guna memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Di balik penutupan tersebut, KAI Divre II Sumbar mencatat capaian signifikan yang menjadi sorotan utama, yakni nihil kecelakaan atau zero accident sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026.
Kondisi ini menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen internal perusahaan yang bekerja maksimal selama periode Lebaran.
“Keselamatan menjadi prioritas utama kami dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Alhamdulillah, selama masa Angkutan Lebaran tahun ini, seluruh perjalanan dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan terkendali,” katanya, Senin (30/3/2026).
Selain aspek keselamatan, tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api juga menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini.