berita

BPJS Ketenagakerjaan Sawahlunto Cairkan Manfaat Rp8,7 Miliar, Capaian Coverage Share Tertinggi di Sumbar

Kamis, 24 Oktober 2024 | 07:53 WIB
Pembayaran jaminan BPJS Ketenagakerjaan di Sawahlunto periode Januari-September 2024 senilai Rp8,7 miliar. (Foto: Dok BPJS Ketenagakerjaan Solok)



"Pemko Sawahlunto berkomitmen mendukung pengembangan program BPJS Ketenagakerjaan melalui berbagai inisiatif," ujarnya.





Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi premi ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang bersumber dari dana Desa dan Kelurahan, CSR perusahaan, serta kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas).





Cakupan perlindungan meliputi berbagai sektor informal, termasuk tenaga keagamaan, tukang ojek, dan lembaga adat seperti LKAAM, KAN, dan Bundo Kanduang.





"Manfaat program ini sangat terasa, terutama Jaminan Kematian yang dapat menjadi penopang ekonomi keluarga peserta, baik untuk modal usaha maupun pendidikan anak," tambah Fauzan, menekankan peran vital program ini dalam memitigasi risiko sosial ekonomi keluarga peserta.





Keberhasilan ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.





BPJS Ketenagakerjaan Sawahlunto terus berkomitmen meningkatkan jumlah peserta setiap tahunnya, dengan fokus pada pemberian pendampingan optimal kepada peserta dan ahli waris untuk memastikan kelancaran proses klaim.





Pencapaian ini menegaskan posisi Sawahlunto sebagai kota percontohan dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan, dengan kombinasi dukungan pemerintah kota dan kesadaran masyarakat yang tinggi. (red)


Halaman:

Tags

Terkini