ASN Muslim di Payakumbuh Diminta Jangan Pelit Zakat, Pemko Soroti Warga Miskin

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:09 WIB
Penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 49 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Payakumbuh, Senin (19/10/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)
Penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 49 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Payakumbuh, Senin (19/10/2026). (Foto: Pemko Payakumbuh)


Sumbardaily.com - Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) Muslim agar tidak pelit mengeluarkan zakat dan ikut membantu masyarakat kurang mampu. Ia menilai keterlibatan masyarakat yang berkecukupan dibutuhkan untuk memperluas jangkauan bantuan bagi warga yang menghadapi persoalan kesejahteraan sosial.





Ajakan tersebut disampaikan Elzadaswarman di tengah upaya Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, memenuhi kebutuhan warga rentan melalui berbagai program perlindungan sosial. Menurut dia, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat.





"Kita yang mampu mari membantu yang miskin. Para ASN Muslim juga jangan pelit mengeluarkan zakat. Semoga dengan partisipasi aktif kita semua, semakin banyak warga kurang mampu yang terlayani," kata Elzadaswarman.





Dikutip dari Pemko Payakumbuh, Selasa (20/10/2026), pesan tersebut disampaikan seiring penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 49 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Kota Payakumbuh.





Bantuan dari Kementerian Sosial melalui Sentra Abiseka Pekanbaru itu diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendorong kemandirian penerima manfaat. Kelompok penerima mencakup penyandang disabilitas, korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), kelompok rentan, serta anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).





Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan setiap penerima. Jenisnya meliputi paket kewirausahaan, bantuan pemenuhan hidup layak, alat bantu fisik, kaki palsu, hingga perlengkapan kamar.





Elzadaswarman mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh dukungan sosial.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X