Aki Pemancar Sirene EWS Banjir di Padang Hilang Lagi, BPBD Lapor Polisi

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:03 WIB


Sumbardaily.com – Aki yang menjadi sumber daya pemancar sirene Early Warning System (EWS) Banjir milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dilaporkan hilang. Komponen penting sistem peringatan dini banjir itu diketahui raib di kawasan Pasa Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, pada Sabtu (17/10/2026).





Aki yang hilang merupakan merek Kijo jenis deep cycle dengan kapasitas 12 volt 100 ampere-jam (12V 100Ah). Kehilangan tersebut diketahui setelah pihak pengelola menerima laporan masyarakat pada pagi hari. Peristiwa ini kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung di lokasi dan pelaporan ke kepolisian.





Direktur CV Anugerah Nuansa Abadi, Suri Hamdazir, mengatakan laporan mengenai hilangnya salah satu komponen EWS Banjir itu diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah memperoleh informasi dari warga, pihaknya segera berkoordinasi dengan jajaran BPBD Kota Padang.





“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menyampaikan informasi ini kepada Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, serta Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ricky Januar Alexander. Sekitar pukul 11.05 WIB, tim kami bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik telah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung dan memastikan komponen peralatan yang hilang,” ujar Suri Hamdazir, dikutip Minggu (18/10/2026).





Berdasarkan pemeriksaan di lapangan serta keterangan yang dikumpulkan, kehilangan aki tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu dini hari (17/10/2026). Hasil pengecekan memastikan satu unit aki Kijo jenis deep cycle berkapasitas 12V 100Ah sudah tidak berada di tempatnya.





Aki tersebut berfungsi sebagai sumber daya untuk pemancar sirene EWS Banjir. Dengan demikian, komponen yang hilang bukan sekadar bagian pelengkap, melainkan salah satu perangkat pendukung operasional sistem peringatan dini banjir.





Warga Sempat Mendengar Suara Mencurigakan





Informasi mengenai dugaan waktu kejadian juga diperoleh dari seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Warga tersebut mengaku sempat terbangun sekitar pukul 02.00 WIB setelah mendengar suara mencurigakan dari arah belakang rumahnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X