Banjir jadi Ancaman, Sungai di Kampung Lapai Padang Mulai Dikeruk

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 2 Oktober 2026 | 04:25 WIB
Pengerukan sungai dilakukan di Banjir Kanal Kampung Lapai, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis (1/10/2026), sebagai bagian dari penanganan aliran sungai bantuan BWS Sumatera V. (Dok. DPUPR)
Pengerukan sungai dilakukan di Banjir Kanal Kampung Lapai, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Kamis (1/10/2026), sebagai bagian dari penanganan aliran sungai bantuan BWS Sumatera V. (Dok. DPUPR)


Sumbardaily.com - Ancaman banjir di kawasan permukiman menjadi perhatian dalam penanganan aliran sungai di Kota Padang. Sungai di Banjir Kanal Kampung Lapai, Siteba, Kecamatan Nanggalo, kini dikeruk sebagai bagian dari upaya penanganan dan normalisasi aliran sungai.





Pengerjaan tersebut merupakan bantuan bencana dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Proses pengerukan menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk menangani kondisi aliran sungai sekaligus membantu mengurangi risiko dan dampak banjir terhadap masyarakat di sekitar lokasi.





Kegiatan pengerukan berlangsung di Banjir Kanal Kampung Lapai, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kamis (1/10/2026). Pemko Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan koordinasi dengan BWS Sumatera V selama proses penanganan tersebut.





Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri mengatakan, penanganan sungai di Kampung Lapai merupakan bagian dari usulan Pemko Padang yang kemudian diakomodasi oleh BWS Sumatera V. Selain Kampung Lapai Siteba, terdapat satu titik lain yang juga masuk dalam penanganan berdasarkan usulan Pemko Padang.





"Penanganan ini merupakan usulan kami yang diakomodir oleh BWS. Salah satu titik yang ditangani yaitu di kawasan Kampung Lapai Siteba dan juga di Banda Luruih Kuranji," katanya.





Lokasi lainnya berada di kawasan Banda Luruih, Kecamatan Kuranji. Dengan demikian, pengerukan dan penanganan aliran sungai tidak hanya dilakukan di wilayah Nanggalo, tetapi juga menyasar titik lain yang diusulkan Pemko Padang.





Pengerjaan pengerukan dan penanganan bantuan bencana tersebut telah dimulai sejak 14 September. Pekerjaan diperkirakan selesai pada akhir November.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X