Hujan Lebat Intai Sumbar, 9 Wilayah Masuk Status Siaga

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Sabtu, 12 September 2026 | 14:09 WIB
Ilustrasi Hujan Lebat (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Hujan Lebat (Foto: Pixabay)


Sumbardaily.com - Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 September 2026. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.





Peringatan terutama ditujukan kepada masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan rawan bencana. Hujan lebat yang berlangsung cukup lama berpotensi memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga pohon tumbang.





Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi selaku Kepala BPBD Ex-Officio, meminta masyarakat tidak mengabaikan kondisi cuaca dan segera mengambil langkah penyelamatan apabila hujan deras berlangsung dalam waktu lama.





“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Perhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera mengambil langkah penyelamatan apabila terjadi hujan lebat dalam waktu yang cukup lama,” ujar Arry Yuswandi di Padang, Jumat (11/9/2026).





Menurut Arry, upaya menghadapi potensi bencana tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mengurangi risiko ketika cuaca ekstrem terjadi.





Karena itu, warga diminta aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan mengenali potensi bahaya di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas kebencanaan apabila kondisi di lapangan mulai memburuk.





Peringatan Pemprov Sumbar tersebut sejalan dengan informasi dari Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau yang memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumbar dalam tiga hari ke depan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X