Bertahun-tahun Cemas Saat Hujan, Dastri Marni di Pariaman Dapat Bantuan Rumah Rp20 Juta di Pariaman

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 4 September 2026 | 19:06 WIB
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pariaman memulai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut pada Kamis (3/9/2026). Proses pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama di rumah Dastri Marni. (Foto: Pemko Pariaman)
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pariaman memulai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut pada Kamis (3/9/2026). Proses pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama di rumah Dastri Marni. (Foto: Pemko Pariaman)


Sumbardaily.com - Harapan Dastri Marni (66) untuk memiliki rumah yang lebih layak mulai terwujud. Warga Dusun II Kampung Koto, Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, itu mendapat bantuan Rp20 juta melalui program Pariaman Peduli untuk memperbaiki rumahnya.





Bagi Dastri, bantuan rumah di Pariaman tersebut bukan sekadar dukungan untuk memperbaiki bangunan. Dana itu menjadi jawaban atas keinginannya sejak lama untuk memiliki tempat tinggal yang lebih kokoh dan layak bagi keluarganya.





Wali Kota Pariaman, Yota Balad, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pariaman memulai pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut pada Kamis (3/9/2026). Proses pembangunan diawali dengan peletakan batu pertama di rumah Dastri Marni.





Yota Balad mengatakan pemerintah daerah bersama BAZNAS berupaya memastikan dana zakat yang dikumpulkan dari ASN dan masyarakat disalurkan kepada warga yang memang membutuhkan. Salah satu bentuknya adalah bantuan untuk kebutuhan perumahan yang bersifat darurat.





Menurutnya, perhatian tersebut juga diberikan kepada warga lanjut usia yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih aman. Dastri menjadi salah satu penerima bantuan melalui program Pariaman Peduli.





“Peletakan batu pertama ini merupakan wujud komitmen nyata Pemko Pariaman bersama BAZNAS untuk menghadirkan hunian yang aman dan bermartabat bagi warga kita, khususnya para lansia. Melalui bantuan Rp20 juta dari program Pariaman Peduli ini, kami ingin memastikan Ibu Dastri Marni tidak lagi merasa cemas saat hujan atau angin kencang datang. Kita targetkan proses pembangunan ini dapat berjalan lancar sehingga beliau bisa segera menempati rumah baru yang jauh lebih nyaman dan sehat,” ujarnya.





Pembangunan rumah Dastri sekaligus menandai dimulainya proses renovasi RTLH melalui program Pariaman Peduli. Rumah tersebut akan diperbaiki agar dapat menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak untuk ditempati.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X