HF Radar BMKG Resmi Beroperasi di Sumbar, Perkuat Mitigasi Tsunami dan Keselamatan Nelayan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 5 Juli 2026 | 19:04 WIB
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan dukungan penuh terhadap pengoperasian High Frequency (HF) Radar Array milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mulai difungsikan di kawasan Pantai Lohong, Kota Pariaman, Jumat (3/7/2026). (FotoPemprov Sumbar)
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan dukungan penuh terhadap pengoperasian High Frequency (HF) Radar Array milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mulai difungsikan di kawasan Pantai Lohong, Kota Pariaman, Jumat (3/7/2026). (FotoPemprov Sumbar)


Sumbardaily.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan dukungan penuh terhadap pengoperasian High Frequency (HF) Radar Array milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mulai difungsikan di kawasan Pantai Lohong, Kota Pariaman, Jumat (3/7/2026).





Kehadiran teknologi tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem mitigasi bencana sekaligus meningkatkan perlindungan bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai barat Pulau Sumatra.





Peresmian HF Radar Array menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pemantauan kondisi laut di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami. Dengan kemampuan memantau dinamika laut secara cepat, teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi kepada pemerintah maupun masyarakat ketika muncul potensi bahaya.





Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menegaskan bahwa posisi geografis Sumbar yang berada di pesisir barat Pulau Sumatra menjadikan daerah tersebut memiliki peran strategis dalam sistem pemantauan laut nasional. Karena itu, kehadiran HF Radar dinilai sangat penting dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.





“Sumatera Barat berada pada posisi yang sangat strategis dalam sistem pemantauan laut nasional. Ketika terjadi pergerakan yang berpotensi membahayakan di laut, HF Radar dapat mendeteksi lebih awal sehingga informasi bisa segera diteruskan untuk mendukung langkah mitigasi dan melindungi masyarakat,” ujar Mahyeldi.





Menurutnya, kemampuan teknologi tersebut dalam mendeteksi perubahan kondisi laut secara lebih dini akan mempercepat proses pengambilan keputusan oleh pemerintah. Informasi yang diperoleh dari sistem pemantauan itu diharapkan mampu mendukung langkah mitigasi sebelum dampak bencana meluas ke wilayah pesisir.





Tidak hanya berkaitan dengan kebencanaan, Mahyeldi juga menilai keberadaan HF Radar memberikan manfaat besar bagi sektor kelautan dan perikanan di Sumatera Barat. Data mengenai arus laut yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai acuan bagi nelayan dalam menentukan lokasi penangkapan ikan secara lebih efektif dan aman.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X