"Saya berteriak meminta mereka menahan diri dan percaya pada struktur taktik. Namun mereka justru merangsek maju memburu bola dan mencetak gol penentu! Jadi, naluri keberanian para pemainlah yang membuktikannya malam ini," canda Herdman seraya tertawa lepas.
Cerita tersebut memperlihatkan dinamika yang terjadi di pinggir lapangan ketika pertandingan memasuki fase krusial. Di satu sisi, pelatih berusaha mempertahankan disiplin taktik. Di sisi lain, para pemain mengambil keputusan berdasarkan situasi yang mereka hadapi di lapangan.
Keberanian para pemain untuk terus berusaha mencari gol pada menit-menit akhir akhirnya membuahkan hasil. Gol Baggott memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti, yang kemudian menjadi jalan bagi Indonesia untuk memastikan kemenangan.
Baggott sendiri mengungkapkan rasa bangganya setelah membantu Indonesia meraih trofi. Ia juga memberikan apresiasi kepada Herdman atas kepemimpinan yang dinilainya berperan penting dalam keberhasilan tim mengakhiri kegagalan pada masa sebelumnya.
"Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia malam ini. Kami tidak mungkin meraih trofi ini tanpa kerja keras luar biasa dari Coach John Herdman," ungkap Baggott.
Pernyataan Baggott menunjukkan penghargaan pemain terhadap kerja kolektif tim dan peran pelatih dalam perjalanan menuju gelar juara. Bagi bek tersebut, keberhasilan di final menjadi pengalaman yang membanggakan sekaligus hasil dari kerja keras seluruh skuad.
Thailand Akui Perkembangan Pesat Timnas Indonesia
Di kubu lawan, kekalahan pada final FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi hasil yang mengecewakan bagi Thailand. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut sempat memberikan perlawanan sengit dan mencetak gol melalui Iklas Sanron serta Peeradol Chamrasamee.