Saat diperkenalkan sebagai pemain baru, Burn mengaku mimpinya sejak kecil akhirnya menjadi kenyataan.
"Saya sangat bahagia. Saya tidak pernah membayangkan bisa berada di posisi ini. Menjadi pemain Newcastle dan berada di St James' Park adalah mimpi saya sejak kecil. Saya sudah tidak sabar mengenakan seragam ini dan merasakan atmosfernya. Dulu saya duduk di Tribun Timur sebagai anak kecil, sekarang saya bermain untuk klub ini. Rasanya luar biasa."
Puncak karier Burn bersama Newcastle terjadi pada Maret 2025. Ia mencetak gol pembuka melalui sundulan saat Newcastle mengalahkan Liverpool 2-1 pada final Piala Liga Inggris di Wembley.
Gol tersebut lahir setelah Burn memenangkan duel melawan gelandang Argentina, Alexis Mac Allister. Momen itu semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain favorit para pendukung Newcastle United.
Kepercayaan Thomas Tuchel Terbukti Tepat
Dua hari sebelum final Piala Liga Inggris tersebut, Burn menerima panggilan pertamanya ke Timnas Inggris.
Pelatih Thomas Tuchel memasukkan namanya dalam skuad untuk laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Albania dan Latvia. Burn kemudian menjalani debut internasional ketika Inggris menang 2-0 atas Albania.
Keputusan Tuchel membawa Burn ke Piala Dunia 2026 sempat dipertanyakan karena bek berusia 34 tahun itu baru memiliki sedikit pengalaman bersama tim nasional. Apalagi, sejumlah pemain senior seperti Harry Maguire justru tidak masuk skuad.