Dalam situasi tertekan, Argentina menunjukkan mental juara. Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 memanfaatkan umpan Lionel Messi.
Empat menit kemudian, Messi menebus kegagalannya dari titik penalti dengan mencetak gol penyeimbang.
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Enzo Fernández muncul sebagai pahlawan lewat sundulan pada masa injury time yang memastikan kemenangan dramatis Argentina 3-2 sekaligus membawa Albiceleste melaju ke perempat final.
Meski menyajikan drama comeback yang luar biasa, pertandingan tersebut juga dibayangi kontroversi.
Sejumlah keputusan wasit dan VAR menjadi sorotan tajam, terutama terkait gol Mesir yang dianulir serta beberapa insiden pelanggaran yang dinilai tidak mendapat hukuman.
Polemik itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi dari sebagian penggemar sepak bola.
Perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam laga Mesir melawan Argentina juga ramai bergulir di media sosial. Salah satunya datang dari akun Threads @kautsarjuhari yang mengunggah komentar bernada kritik terhadap jalannya pertandingan.
Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, "FIFA masih aja dipercaya. Kelihatan banget kan di akhir akhir ketika udah pada stress pemain Argentina, wasit jadi buta. Entah dapat instruksi dari siapa ya YTTA. Nice try Mesir, respect."