Menjelang turun minum, Argentina terlihat mengendalikan pertandingan sepenuhnya, sementara Tanjung Verde terus berada di bawah tekanan.
Namun, situasi berubah drastis selepas jeda. Blue Sharks tampil dengan pendekatan berbeda. Mereka mulai bermain lebih agresif, meningkatkan intensitas tekanan, serta memenangkan lebih banyak duel individu.
Perubahan strategi tersebut membuahkan hasil ketika Deroy Duarte mencetak gol penyama kedudukan melalui penyelesaian dari sudut sempit.
Duarte mengungkapkan bahwa seluruh pemain saling memberi motivasi saat turun minum.
"Kami membicarakannya saat istirahat babak pertama. Semua orang saling menyemangati, 'Tetap percaya, teman-teman!' Kami memiliki kepercayaan diri yang penuh sepanjang turnamen dan tahu bahwa kami bisa mengejutkan mereka. Kami berhasil melakukannya di babak kedua dan membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu," katanya.
Terus Melawan Hingga Menit Terakhir
Semangat pantang menyerah kembali diperlihatkan ketika Tanjung Verde kembali tertinggal 1-2 pada menit ke-92.
Alih-alih menyerah, mereka kembali menyamakan kedudukan melalui tendangan spektakuler Sidny Lopes Cabral, yang saat itu bergerak lebih menyerang setelah bergeser dari posisi bek sayap menjadi pemain sayap.